Ketua LPM Unlam, Live on RRI Banjarmasin Kamis 28 Mei 2015

by admin Posted on May 29, 2015 - 13:14

Pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2015, Ketua LPM, Dr. Ir. M. Ahsin Rifai mewakili Rektor Unlam menjadi narasumber Live on RRI Banjarmasin bertempat di halaman Rektorat Unlam Banjarmasin. Acara berlangsung sekitar 1,5 jam yang dimulai pukul 16.00 hingga 17.30 wita.

Panitia menghadirkan 3 narasumber utama, yaitu Rektor Unlam yang diwakili Ketua LPM, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, dan salah satu mahasiswa aktif yang sukses berwirausaha. Acara disiarkan secara langsung oleh RRI Banjarmasin dipandu oleh 2 moderator dari RRI dan mahasiswi ilmu komunikasi Unlam.

Acara bertema Dinamika Kampus merupakan kerjasama RRI dangan BEM Fisip Unlam yang kali ini mengambil topik “Alumni perguruan tinggi mau dibawa kemana?”. Acara dikemas santai berupa dialog interaktif antara narasumber, moderator, peserta, dan pendengar siarang langsung RRI Banjarmasin. Selama acara berlangsung beberapa mahasiswa sangat antusias bertanya begitu juga para pendengar RRI melalui SMS dan telpon.  

Hasil diskusi dapat disimpulkan bahwa alumni perguruan tinggi termasuk Unlam harus kreatif dan inovatif. Jiwa wirausaha harus ditumbuhkan sehingga ketika menjadi sarjana tidak terpaku sebagai pencari kerja di Pemerintah (PNS), BUMN, Perusahaan/Industri Swasta, namun harus mampu menciptakan lapangan kerja. Oleh sebab itu perguruan tinggi termasuk Unlam diharapkan mampu menghasilkan lulusan berkualitas untuk mengisi sektor-sektor pembangunan di ditingkat regional, nasional dan Internasional. Menurut Dinas Tenaga Kerja sektor formal sangat terbatas namun sektor informal masih terbuka lebar. Sementara itu mahasiswa yang sukses berwirausaha memberikan beberapa tips dan motivasi kepada para peserta bagaimana menjadi wirausaha sukses sejak duduk dibangku kuliah.

Menurut Ketua LPM Unlam; Unlam sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri di Kalimantan Selatan yang telah terakreditasi B secara sistematis telah berupaya menumbuhkan minat dan jiwa berwirausaha sehingga ketika lulus menjadi sarjana mampu menciptakan lapangan kerja. Penumbuhan minat ini dilakukan secara sistematis dengan mewajibkan seluruh Program Studi agar mamasukkan mata kuliah kewirausahaan dalam kurikulum. Selain itu mahasiswa tingkat akhir wajib mengikuti magang dan PKL di perusahaan atau industri sesuai keinginan mereka. Upaya lainnya adalah bantuan dana kompetitif kewirausahaan dari Dikti dan Unlam dalam berbagai Skim di PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) kepada masiswa secara perorangan dan berkelompok. Unlam telah bekerjasama dengan pihak perbankan berupa dana modal untuk berbagai kegiatan usaha. Unlam juga telah membentuk CDC (Carier Development Centre) yang terus dioptimalkan fungsinya sehingga dapat menjembatani alumni dengan pihak-pihak pencari kerja dan peluang-peluang membuka usaha mandiri.

Pada closing statement Ketua LPM menyatakan setiap tahun Unlam menghasilkan lulusan sekitar 5000 orang S1, S0 dan S2. Lulusan itu mustahil terserap di Pemeritahan sebagai PNS maupun di perusahan-perusahan BUMN dan Swasta. Dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015. Mau tidak mau suka atau tidak suka Unlam alumni Unlam harus mampu bersaing di tingkat regional, nasional, dan internasional karena itu semua pihak harus berbenah termasuk perguruan tinggi dan mahasiswa itu sendiri (mar).

Kontak Kami


Jl. Brigjen H. Hasan Basri,
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Kalimantan Selatan 70123 Indonesia

Email  : lpmpp@ulm.ac.id
Telp    : +62 852 5211 0100
Website: http://lpmpp.ulm.ac.id
 lpmpp.ulm
 @lpmppulm